Catatan Kang Irwan

Catatan Peristiwa, Informasi, dan Perihal Daerah Pemilihan 3 Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo)

Web baru … kangirwan.com November 19, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — kangirwan @ 3:48 am

Merajut pemikiran untuk memberikan harapan baru…

Menangkap peristiwa untuk mewujudkan perubahan …….

Bagi yang berniat untuk membangun Banyuwangi, Bondowoso, dan situbondo silahkan bergabung memberikan sumbangan pemikiran dan apapun yang bisa bermanfaat untuk mereka.

www.kangirwan.com

BANGKIT PEMUDA UNTUK INDONESIA SEJAHTERA

 

Anggota DPR RI asal PKS Kunjungi Sumber Agung Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — kangirwan @ 5:16 am
Tags: ,

caleg-dapil-3-nomer-1-untuk-dpr-ri-dan-susuwono.JPG

Suswono anggota DPR RI didampingi Usman Effendi, Caleg No. 1 Dapil 3 jatim untuk DPR RI

desakan-untuk-menolak-tambang-emas-tumpang-pitu.JPG

Suswono Anggota DPR RI, Mandiri Ratu Agung ketua DPD PKS banyuwangi, dan Irwan setiawan Humas PKS Jatim saat mendengarkan aspirasi Warga di Pantai Laut Merah

saat-mendengarkan-aspirasi-warga.JPG

Suasana mendengarkan aspirasi masyarakat untuk menolak tumpang pitu (lagi…)

 

Anggaran Pendidikan dalam APBD; Amanat UUD Terancam Mubazir Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — kangirwan @ 3:28 am

Pemerintah berusaha memenuhi anggaran pendidikan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Alokasi anggaran pendidikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2009 pun meningkat tajam. Bagaimana implikasi putusan tersebut di daerah? Berikut ulasan Nur Hidayat dari The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP).

Hanya berselang sehari setelah dibacakannya putusan MK Nomor 13/PUU-VI/2008, pemerintah segera merevisi RAPBN 2009. Hasilnya, anggaran pendidikan yang semula dipatok Rp 210 triliun dipastikan bertambah menjadi Rp 224,4 triliun. Konon, angka itu setara dengan 20 persen RAPBN 2009.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan bahwa anggaran sebesar itu tidak hanya dikelola oleh Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), tapi juga Departemen Agama dan daerah (Jawa Pos, 16/8/2008). (lagi…)

 

PKS Kembalikan Dana Gratifikasi Rp 1,9 Miliar Oktober 22, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — kangirwan @ 2:40 am

Gratifikasi yang Diterima sejak 2005

JAKARTA – Pada saat banyak anggota DPR yang tersangkut kasus korupsi dan gratifikasi, FPKS (Fraksi Partai Keadilan Sejahtera) tetap berupaya menunjukkan komitmen sebagai partai bersih. Sejak 2005 hingga pertengahan 2008, FPKS mengaku telah mengembalikan dana gratifikasi senilai Rp 1,9 miliar ke KPK.

”Fraksi kami punya aturan main internal bila ada pemberian yang bernuansa gratifikasi,” kata Ketua FPKS Mahfudz Siddiq di gedung DPR kemarin (20/10). Seorang anggota FPKS, jelas dia, bisa menolak langsung pemberian dana gratifikasi itu, asal memenuhi dua syarat.

Pertama, dana tersebut dipastikan kembali kepada pemiliknya. Kedua, anggota bersangkutan yakin dirinya benar-benar tidak ikut tercatat secara administratif sebagai penerima. ”Soalnya, ada kasus anggota kami menolak, tetap saja tercatat sebagai penerima,” ujarnya. (lagi…)

 

Menagih Janji Penanganan Gizi Buruk Oktober 14, 2008

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — kangirwan @ 2:59 am

Jatuh lagi korban akibat gizi buruk, kali ini dua pasien penderita gizi buruk Angga Ferdiansyah,16 bulan dan Mohammad Abdiansyah,5 yang dirawat di RSUD dr Soebandi kondisinya semakin kritis. Dua pasien gizi buruk itu berasal dari Kecamatan Patrang. Keduanya mengalami komplikasi gizi buruk dengan jenis marasmic atau kekurangan kalori dan kwasiorkor atau kekurangan karbohidrat. (Surya, 18 September).

Sedangkan Seorang bayi berumur tiga bulan Arya Jati Yudhistira mengalami gizi buruk. Badannya kurus kering, nyaris tinggal tulang dan kulit saja dengan bobot hanya sekitar 1,5 kg saja. Putra pertama pasangan Win Yulianto, 30 dan Retno Ika, 25  warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini, kondisinya semakin memburuk. Kulit yang membungkus tulang tubuhnya sampai terlihat keriput. (Surya, 19 September)

Persoalan gizi buruk bukanlah hal baru, data tahun 2005 menunjukkan jumlah penderita gizi buruk mencapai 6 ribu orang, atau rata-rata 1.800 hingga 1.900 orang per bulan. Berdasarkan catatan Komite Penangangan Kemiskinan Pemprov Jatim diperkirakan jumlah penderita gizi buruk di Jatim mencapai 50.072 balita, hingga akhir 2005. (lagi…)