Jatuh lagi korban akibat gizi buruk, kali ini dua pasien penderita gizi buruk Angga Ferdiansyah,16 bulan dan Mohammad Abdiansyah,5 yang dirawat di RSUD dr Soebandi kondisinya semakin kritis. Dua pasien gizi buruk itu berasal dari Kecamatan Patrang. Keduanya mengalami komplikasi gizi buruk dengan jenis marasmic atau kekurangan kalori dan kwasiorkor atau kekurangan karbohidrat. (Surya, 18 September).
Sedangkan Seorang bayi berumur tiga bulan Arya Jati Yudhistira mengalami gizi buruk. Badannya kurus kering, nyaris tinggal tulang dan kulit saja dengan bobot hanya sekitar 1,5 kg saja. Putra pertama pasangan Win Yulianto, 30 dan Retno Ika, 25 warga Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri ini, kondisinya semakin memburuk. Kulit yang membungkus tulang tubuhnya sampai terlihat keriput. (Surya, 19 September)
Persoalan gizi buruk bukanlah hal baru, data tahun 2005 menunjukkan jumlah penderita gizi buruk mencapai 6 ribu orang, atau rata-rata 1.800 hingga 1.900 orang per bulan. Berdasarkan catatan Komite Penangangan Kemiskinan Pemprov Jatim diperkirakan jumlah penderita gizi buruk di Jatim mencapai 50.072 balita, hingga akhir 2005. (lagi…)