Catatan Kang Irwan

Catatan Peristiwa, Informasi, dan Perihal Daerah Pemilihan 3 Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo)

Lilik Sulistyowati; Pelukis Jari Asal Kota Kulon Bondowoso Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Serba-Serbi — kangirwan @ 2:59 am

Ada Inspirasi, Tengah Malam Pun Melukis

Melukis menggunakan jari sudah menjadi hobi Lilik Sulistyowati sejak kecil. Sebagian besar lukisannya bermotif bunga. Kini, karya staf Dinas Pariwisata Bondowoso itu telah banyak dinikmati pecinta seni.

Eko Saputro, Bondowoso

————-

Memasuki rumah Lilik Sulistyowati, 53, di Jalan Diponegoro Kota Kulon, Bondowoso, pandangan akan langsung tertuju pada berbagai lukisan yang terpampang di dinding ruangan. Berbagai motif lukisan membuat ruangan seakan jadi kebun bunga.

Menariknya, lukisan-lukisan yang dipajang bukan dilukis dengan kuas layaknya lukisan umumnya, melainkan dengan jari. “Saya menyebut lukisan jari ini dengan finger painting,” ungkapnya. (lagi…)

 

Singo Wulung Harumkan Bondowoso Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Serba-Serbi — kangirwan @ 2:58 am

Raih Anugerah Wisata Jatim 2008 untuk Kategori The Most Exciting Award

BONDOWOSO – Seni tradisi Singo Wulung yang lahir di Desa Belimbing, Kecamatan Klabang, Bondowoso, akhiranya mampu mengharumkan Bondowoso. Dalam acara Anugerah Wisata Jatim 2008 yang digelar di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Jumat malam lalu (24/10), tradisi Upacara Adat Singo Wulung yang biasa digelar setiap tahun menjelang bulan Ramadan di Desa Belimbing, berhasil menggondol juara satu kategori objek wisata budaya.

Lomba bertajuk Anugerah Wisata Jatim 2008 itu diselenggarakan Dinas Pariwisata Pemprov Jatim bekerja sama dengan JTV Surabaya.
(lagi…)

 

SITUBONDO SAILING BOAT Oktober 23, 2008

Diarsipkan di bawah: Serba-Serbi — kangirwan @ 3:31 am

SITUBONDO SAILING BOAT

(lagi…)

 

Rujak Soto Banyuwangi September 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Serba-Serbi — kangirwan @ 10:12 am

Rujak soto? Nggak salah, tuh?

Aneh, tetapi nyata. Cobalah datang ke Banyuwangi dan cicipi sendiri hidangan khas itu. Rujaknya seperti rujak Jawa Timur-an umumnya, yaitu irisan lontong dibubuhi kangkung, tauge, ketimun, tahu, dan tempe, dibubuhi sambal petis dengan kacang tanah dan gula merah. Seperti rujak Jawa Timur umumnya, sambalnya memakai pisang kluthuk batu yang diuleg bersama bumbu-bumbu lainnya.

Rujak yang menerbitkan liur, bukan? Tetapi, tunggu dulu. Rujak segar itu kemudian diguyur dengan kuah soto babat yang encer dan berwarna kuning. Byurrrr! Bila suka, babat dan daging soto juga diikutsertakan. Bagaimana rasanya? E-Bang Pede! Enak Banget, Percaya Deh! Menurut cerita penjualnya: “Lebih enak lagi kalau tidak langsung dimakan. Simpan dulu di kulkas, kalau sudah dingin baru dimakan. Sssuuegerrr!” (lagi…)

 

Situs Kendeng Lembu, Peninggalan Pra Sejarah di Glenmore September 12, 2008

Diarsipkan di bawah: Serba-Serbi — kangirwan @ 9:21 am

Kapak Batu dan Gerabah Merah Diteliti Balai Arkeologi

Tim peneliti Balai Arkeologi Jogjakarta meneliti Situs Kendeng Lembu di Desa Karangharjo Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Mereka melanjutkan penelitian Prof Dr. Raden Panji Soedjono yang dilakukan 22 tahun lalu.

ALDILA AFRIKARTIKA, Banyuwangi
————
Tim peneliti Balai Arkeologi itu tidak langsung berangkat ke Desa Karangharjo. Mereka juga sempat mampir di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Rabu (10/9) kemarin.

Koordinator tim Balai Arkeologi, Sofwan Noerwidi didampingi oleh Priyatno Hadi menggunakan kostum khusus peneliti berwarna coklat muda. Hem coklat itu bertuliskan Balai Arkeologi Jogjakarta. Mereka membawa peralatan tulis dan kamera. Mereka juga menyempatkan diri melihat replika rumah khas Using dan Museum Blambangan. Tim juga mengamati batu peninggalan zaman dulu di belakang kompleks kantor Disbudpar. (lagi…)