Catatan Kang Irwan

Catatan Peristiwa, Informasi, dan Perihal Daerah Pemilihan 3 Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo)

Caleg PKB Mrotoli, Tiga Lagi Mengundurkan Diri Oktober 30, 2008

Diarsipkan di bawah: Peristiwa — kangirwan @ 6:12 am

RADAR BANYUWANGI-Calon anggota legislatif (Caleg) dari PKB terus berguguran. Setelah empat caleg mundur dari daftar calon sementara (DCS), kini giliran tiga caleg lain menyusul. Mereka adalah Abdul Hadi, Achmad Gufron, dan Mahbub.

Dalam DCS yang dilansir KPU, Hadi berangkat dari nomor urut 5 daerah pemilihan (dapil) II meliputi Kecamatan Kabat, Singojuruh, Rogojampi, dan Songgon. Sedangkan, Gufron nomor urut 10 dari dapil III meliputi Kecamatan Srono, Muncar, Tegaldlimo, dan Cluring. Mahbub berangkat dari dapil II nomor IV. Praktis, hingga kemarin tujuh caleg PKB mundur. Sebelumnya empat caleg PKB juga mundur, yakni Dewi Qurnia, Sa’adah, Siti Juariyah, dan Kholilurrahman.

Mundurnya Hadi dkk menambah daftar panjang caleg yang menarik diri dari DCS. Jika ditotal dengan caleg prpol lain, ada 18 caleg yang mundur. Itu belum termasuk mereka yang satu- dua hari terakhir ancang-ancang mengambil langkah serupa. Yang terbaru, caleg Partai Bintang Reformasi (PBR) dikabarkan akan mundur. Begitu juga seorang caleg Partai Hanura, dan seorang caleg Partai Amanat Nasional (PAN). (lagi…)

 

Aksi Blokir Pantura Berlanjut, Negosiasi Kyai Fawaid-Polisi Buntu Oktober 30, 2008

Diarsipkan di bawah: Peristiwa — kangirwan @ 6:08 am

Situbondo – Upaya negosiasi Polres Situbondo dan KHR Fawaid untuk mengakhiri aksi blokade jalur pantura gagal terwujud. Ini terjadi setelah sekitar hampir 2 jam terjadi dialog tertutup antara KHR Fawaid As’ad dengan Kapolres Situbondo, AKBP Drs Rudy Kristantyo di Mapolres.

Kepada wartawan, AKBP Rudy Kristantyo tidak mau secara tegas dan panjang lebar bersedia menjelaskannya. Hanya dirinya berulangkali menyatakan kalau semua hasil dialog dengan KHR Fawaid akan dilaporkan ke Kapolda Jatim.

“Kita masih terus menerus melakukan upaya dan sampai sekarang belum tuntas. Makanya nanti kami bersama jajaran Muspida akan sowan kepada KHR Fawaid untuk membicarakan kembali,” ujar Kapolres usai pertemuan dengan KHR Fawaid. (lagi…)

 

Pendopo Dikepung, Bupati Ismunarso Melarikan Diri Oktober 30, 2008

Diarsipkan di bawah: Peristiwa — kangirwan @ 5:51 am

beritajatim.com Situbondo-Setelah membuka blokade jalur pantura Situbondo, masa akhirnya benar-benar menduduki pendopo kabupaten yang juga berfungsi sebagai rumah dinas bupati.

Lalu dimanakah Ismunarso, berada saat aksi masa berlangsung? Ada tiga sumber yang memberikan keterangan berbeda saat diwawancarai beritajatim.com tetang keberadaan Ismunarso.

Samat, salah satu petugas jaga rumah dinas bupati mengatakan, sejak seminggu lalu Ismunarso, tidak ada di rumah dinas. Diakabarkan, Ismunarso sedang berada di Surabaya untuk urusan dinas. (lagi…)

 

DPRD Minta PGRI Tidak Korbankan Murid Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Peristiwa — kangirwan @ 2:55 am

BANYUWANGI- Ancaman mogok anggota Persatuan Guru Republik (PGRI) Banyuwangi dinilai kalangan DPRD merupakan tindakan yang tidak logis. Sebab, hanya karena menuntut kepentingan pribadi guru, mereka harus mengorbankan ribuan siswa yang tidak mengerti apa-apa.

Wakil Ketua DPRD HM Eko Sukartono berharap rencana aksi mogok massal anggota PGRI tidak sampai terjadi. Sebab, kalau hal itu benar-benar terjadi, yang rugi adalah masyarakat. “Soal hak-hak guru kan bisa dibicarakan bersama tanpa harus mengorbankan kepentingan murid,” tegas Eko.

Beberapa waktu lalu, lanjut Eko, dirinya sempat bertemu dengan Ketua PGRI Husin Matamim di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Saat itu, Husin menyampaikan soal tunjangan kependidikan guru yang belum masuk dalam APBD 2008. Pihaknya mempersilakan PGRI untuk mengirimkan surat ke DPRD untuk diagendakan hearing (dnegar pendapat) bersama eksekutif. “Kita bicarakan bersama dengan eksekutif bagaimana penyelesaiannya,” katanya. (lagi…)

 

Disperiklut Akan Uji Laborat; Terkait Kematian Ikan di Laut Selatan Oktober 27, 2008

Diarsipkan di bawah: Peristiwa — kangirwan @ 2:54 am

BANYUWANGI – Berubahnya air laut selatan menjadi merah serta banyaknya ikan yang mati mendadak, direspons Dinas Perikanan dan Kelautan (Disperiklut) Banyuwangi. Instansi ini langsung menurunkan tim khusus untuk terjun ke Grajagan, Kecamatan Purwoharjo.

Plt Kepala Disperiklut Kabupaten Banyuwangi Hary Cahyo Purnomo mengaku belum bisa mengetahui secara pasti, penyebab memerahnya air laut di daerag Grajagan tersebut. “Teman-teman disperiklut sudah turun ke Grajagan,” katanya saat dihubungi melalui ponselnya kemarin.

Dia juga mengaku belum tahu pasti penyebab berubahnya warna air laut itu. Tim yang diturunkan itu, rencananya akan mengkaji kondisi air laut dan penyebabnya. “Tim ini akan mengambil sampelnya, lalu kita periksa dan dianalisa di laboratorium yang ada di kantor,” ujarnya. (lagi…)