Catatan Kang Irwan

Catatan Peristiwa, Informasi, dan Perihal Daerah Pemilihan 3 Jatim (Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo)

Politisi Senayan Bertarung di Tapal Kuda; Peta Caleg Dapil Jatim III Agustus 23, 2008

Diarsipkan di bawah: Berita — kangirwan @ 9:20 am

new-picture-1.png

Jawapos – Dalam peta politik, wilayah tapal kuda dikenal sebagai daerah yang temperaturnya sering naik. Mungkin, itulah alasan para petinggi parpol sangat berhati-hati menempatkan kader yang akan bertarung di wilayah yang memperebutkan tujuh lursi itu.

Hampir semua partai yang meraih kursi pada Pemilu 2004 di daerah pemilihan (dapil) yang meliputi Kabupaten Situbondo, Banyuwangi, dan Bondowoso itu bersikap konservatif menghadapi Pemilu 2009. Dalam arti, mereka lebih memilih mempertahankan calon lama. Karena itu, yang muncul adalah pertarungan para politisi yang kini berada di Senayan (wajah lama, terpilih pada pemilu lalu).

Partai Golkar, misalnya, kembali menempatkan Wakil Ketua Komisi V DPR Hardisoesilo di nomor urut 1. ”Kinerja beliau di DPR selama ini terbukti baik. Karena itu, sudah sepantasnya kami calonkan lagi,” ujar Ketua Harian II Badan Pengendali Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Firman Subagyo.

Menurut dia, sejak awal, partainya telah berkomitmen memberikan kesempatan luas kepada kader yang berprestasi. Karena itu, Hardisoesilo yang dahulu juga terpilih melalui dapil Jatim III akan dicalonkan lagi di dapil yang sama. ”Sebaliknya, kami siap memberikan sanksi moral dan organisasi kepada mereka yang gagal,” tegasnya.

Pada Pemilu 2004, Golkar berhasil mencuri satu kursi di dapil Jatim III. ”Minimal dipertahankan. Kalau bisa, mencuri satu atau dua lagi untuk pemilu nanti,” kata Firman.

Tepat di bawah Hardisoesilo, Golkar memasang pengusaha minyak dan gas Bambang Irianto. Selanjutnya, ada nama Emmy Maryati dan Kunheruhardjo. Sedangkan mantan Ketua Umum PB PMII Saiful Bahri Anshori dipasang di nomor urut lima daftar caleg partai berlambang pohon beringin itu. Kader di bawah Hardi, tampaknya, harus berjuang keras.

Bagaimana PKB? Partai berlambang bola dunia itu juga memasang kader Senayan. Sebagai unggulan, anggota Komisi III DPR Nursyahbani Katjasungkana ditempatkan di nomor urut 1. Pemilu sebelumnya, Nursyahbani maju dari dapil II. Tapi, petinggi PKB sengaja menggeser dia untuk memenangi pertarung di dapil III yang meliputi Kabupaten Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo itu.

Wilayah tapal kuda itu praktis didominasi PKB yang meraih tiga kursi dari tujuh kursi pada Pemilu 2004. ”Kami yakin, pemilih PKB masih akan tetap setia. Kami juga yakin mampu menambah suara dari potensi pemilih yang lain,” kata Wasekjen DPP PKB Hanif Dhakiri.

Selain Nursyahbani, anggota Komisi V DPR A. Azwar Anas akan melaju dari dapil itu pula. Azwar yang kini anggota DPR sebelumnya juga dari sini.

Sementara itu, PKNU yang mempunyai basis massa sama dengan PKB akan bertarung dengan memasang Fathorrasjid. Fathor adalah mantan andalan PKB yang kemudian menjabat ketua DPRD Provinsi Jatim.

Demokrat juga tak mau kehilangan kursi dengan memasang tokoh lama. Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan, sosok Azam Azman Natawijana dinilai memiliki kinerja yang baik di DPR periode 2004-2009. Karena itulah, Azam dicalonkan kembali dari dapil Jatim III. ”Kinerjanya kami nilai cukup baik. Pak Azam juga rajin menyambangi konstituennya,” kata Anas.

Sementara itu, PDI Perjuangan yang pada Pemilu 2004 memperoleh satu kursi juga mengajukan anggota DPR Nur Suhud. Namun, dia menmpati nomor urut 2 di bawah mantan Sekjen Presidium GMNI Ahmad Baskara.

Sedangkan PPP yang pada Pemilu 2004 juga memperoleh satu kursi berupaya keras mempertahankan ”prestasinya”. Sejumlah nama yang cukup familier di Jatim diajukan sebagai penggaet suara warga nahdliyin. Di antaranya, pengurus Pimpinan Pusat Muslimat NU yang juga Wasekjen DPP Mursydah Taher dan anggota DPRD Jatim Zaenuri. (dyn/pri/tof)

 

2 Responses to “Politisi Senayan Bertarung di Tapal Kuda; Peta Caleg Dapil Jatim III”

  1. Selamat atas WEB barunya, semoga bisa jadi media alternatif perjuangan ummat. Salam Semangat. Titip doa pak irwan, istri baru melahirkan, kalau sang kakak namanya “Bara Semangat Rohmani”, yang baru ini putri, namanya ” Aura Cita Rohmani”. Semoga senantiasa memberi “aura” saat menatapnya, aura untuk menggapai Cita-cita tertinggi.

  2. kangirwan Says:

    bagaimana pak? apa jadi masuk ke gedung dewan? Salam.


Leave a Reply